PENATAP BINTANG
PENATAP BINTANG
Karya : Tetsuya & Ardiyan
Bagian 1
Kiri-kanan,
kiri-kanan,
ilalang panjang dipandang
Teka-teki yang datang
pada hati yang malang.
Siapakah gerangan?
Orang muda rupawan,
gadis sahabat sejawan,
tangan membuka pelan
Teka-teki datang bersamaan
Siapakah ia gerangan?
Lelah badan melawan …
Tak ada jawaban,
dari dia kawan-kawan,
dari dia keluarga kerabatan,
dari dia sang gadis rupawan,
Yang tak kunjung datang.
Satu mata tertutup pelan,
Dua mata menatap badan
Satu gambaran dua tangan
Kiri-kanan,
kiri-kanan,
Masih ingatkah gerangan?
Kuharap begitu kan.
Kamu-ku sehati dua badan
tak ada kabar sekarang
Teka-teki yang datang
tak datang gambaran
Kemankah ia gerangan?
***
Bagian 2
Kiri-kanan,
kiri-kanan,
di atas kereta berjalan
ilalang panjang membentang
hilir mudik lalu hilang
Menunggu cahya terang-benderang.
Pada malam panjang
Satu badan yang terguncang
Dua kaki yang berjalan
Tiga hasrat dunia awam, dalam
Dua mata penatap bintang
Satu hati pencari jalan pulang.
Memang banyak yang bilang,
ia tak kan kembali pulang
hilang dalam dekapan
Teka-teki dari ia gerangan
Sang gadis rupawan
pemilik hati di badan.
Kiri-kanan,
kiri-kanan,
kuharap “Indah” kupandang
tak nya ilalang panjang
sejauh mata membentang
pada teka-teki berlubang.
Di akhir …
Dengan tangan yang bergoyang
kencang halimun menutup angan
Teka-teki yang datang akan
selesai pada awal musim hujan
sebelum Kamu-ku menghilang
lagi di tahun yang mendatang.











Komentar
Posting Komentar