MENYINGGUNG MALAM

 MENYINGGUNG MALAM 

Karya : Ahmad Tetsuya


Kala gulita menutup warna pada mata

Membiarkan raga berjalan bersama 

Langkah menyatu dalam simfoni nirmala

Hatta berdansa nyala lilin terbuka. 


Selama masa tenggang ia berpijar terang

Menemani kita dalam satu ruang

Terkunci berdua menari dalam gemintang

Hingga ia lelah dan habis terpanggang. 


Bahkan jika api menelan badan

Bukan berarti ia hilang termakan

Justru itu awal pada akhiran

Kala cinta ada pada rembulan. 


Walau begitu, 

Dimana ada terang di situ ada bayang

Elegi kesunyian ada merangkak datang

Dari balik gulita tanpa diundang

Slalu mengintip dari balik ilalang. 


Kembali, 

Hatta berdansa pada nyala lilin berdua

Menjadi pemandu pada semesta yang diam

Walau dikepung gulita kelam

Ia terang menyinggung malam. 

Komentar

Postingan Populer